Penerapan Sifat Koligatif Larutan Dalam Kehidupan Sehari-hari
Penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari
1. Penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari
Jawaban:
Beberapa contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut. 1) Penggunaan cairan infus pada pasien. 2) Pemisahan fraksi minyak bumi. 3) Penggunaan garam dapur pada pembuatan es putar. 4) Penggunaan garam dapur untuk membunuh lintah.
2. sebutkan penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari?
tukang jualan ikan-> penurunan titik beku es dngn pemberian garam
atau tukang es lilin
3. Contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari !
Contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari adalah
Laut mati.Kolam apung.Penyulingan gula.Penambahan garam atau gula pada saat memasak sayur.Menambahkan etilen glikol pada radiator mobil.Penambahan garam untuk mencairkan salju.Penambahan garam dalam pembuatan es putar.Penyerapan air oleh akar tanaman.Penggunaan garam untuk membunuh lintah.Penjelasan:
Sifat Koligatif Larutan
Sifat koligatif larutan adalah suatu sifat larutan yang hanya dipengaruhi oleh jumlah partikel zat terlarut. Ketika jumlah zat terlarut semakin besar, maka sifat koligatif larutannya juga semakin besar. Sifat koligatif larutan dibagi menjadi 4 yaitu:
Tekanan uap larutan.Kenaikan titik didih.Penurunan titik beku.Tekanan osmotik.Berdasarkan 4 jenis sifat koligatif larutan, masing-masing memiliki manfaat masing-masing dalam kehidupan sehari-hari yaitu:
1. Tekanan uap larutan.
Laut mati.Kolam apung.2. Kenaikan titik didih.
Penyulingan gula.Penambahan garam atau gula pada saat memasak sayur.3. Penurunan titik beku.
Menambahkan etilen glikol pada radiator mobil.Penambahan garam untuk mencairkan salju.Penambahan garam dalam pembuatan es putar.4. Tekanan osmotik.
Penyerapan air oleh akar tanaman.Penggunaan garam untuk membunuh lintah.Pelajari lebih lanjut
Penurunan titik beku larutan non elektrolit https://brainly.co.id/tugas/3070508Penurunan titik beku elektrolit https://brainly.co.id/tugas/12115023#BelajarBersamaBrainly
#SPJ4
4. 4 contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari
membuat campuran pendingin, antibeku pada radiator mobil, antibeku untuk mencair kan salju, antibeku dalam tubuh hewan
5. Contoh penerapan sifat koligatif larutan non elektrolit dalam kehidupan sehari-hari dan penjelasan
Jawaban:
Beberapa contoh penerapan sifat koligatif dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut.
Penambahan etilena glikol pada radiator mobil.
Penyulingan komponen-komponen minyak bumi.
Naiknya air tanah dari akar ke seluruh bagian tanaman.
Penggunaan garam dapur dalam pembuatan es putar.
Pembuatan kolam renang apung
6. sebutkan dan jelaskan 5 contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari!
Contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari:
Desalinasi air laut menjadi air tawar (sifat koligatif tekanan osmotik)Penggunaan etilen glukol untuk campuran antibeku pada bahan bakar (sifat koligatif penurunan titik beku)Menambahkan garam saat memasak (sifat koligatif peningkatan titik didih)Cuci darah (dialisis) pada penderita gagal ginjal (sifat koligatif tekanan osmotik)Menggunakan garam untuk mengusir siput, cacing dan lintah (sifat koligatif tekanan osmotik)Pembahasan:
Sifat koligatif adalah suatu sifat dari larutan yang dipengaruhi oleh besarnya jumlah zat terlarut terhadap pelarut, terlepas dari identitas atau jenis zat terlarut tersebut.
1. Desalinasi air laut menjadi air tawar
Contoh ini merupakan penerapan sifat koligatif larutan yaitu perubahan tekanan osmotik.
Tekanan osmosis adalah tekanan yang menyebabkan kecenderungan zat terlarut untuk menyebar ke bagian yang memiliki konsentrasi rendah, dalam proses yang disebut dengan "osmosis".
Dalam soal ini, garam terlarut di air laut akan terpisah, karena perbedaan konsentrasi ketika dilewatkan dalam membran semi-permeabel.
2. Penggunaan etilen glikol untuk campuran antibeku pada bahan bakar
Etilena glikol (nama IUPAC: etana-1,2-diol) adalah senyawa organik dengan rumus (CH2OH)2. Ini terutama digunakan untuk campuran antibeku bahan bakar, untuk mencegah pembekuan cairan pada kondisi dingin seperti cuaca bersalju.
Penurunan titik beku dari campuran etilen glikol dan air ini dapat dijelaskan sebagai sifat koligatif dari larutan.
Dalam sifat koligatif larutan, suhu di mana cairan membeku (titik beku) atau mendidih (titik didih), akan berubah saat senyawa lain ditambahkan sebagai zat terlarut.
3. Menambahkan garam saat memasak
Menambahkan garam ke air sebelum atau saat pemanasan akan meningkatkan titik didihnya, sehingga suhu air saat mendidih akan menjadi lebih panas daripada yang seharusnya. Dengan demikian, pemasakan dapat dilakukan lebih lama dan pada suhu lebih tinggi agar makanan bisa lebih merata matangnya dan lebih lunak. Ini berguna untuk memasak makanan yang awalnya keras tapi harus dimasak lunak seperti daging atau pasta.
4. Cuci darah (dialisis) pada penderita gagal ginjal
Cuci darah adalah terapi yang harus dilakukan penderita gagal ginjal. Akibat rusaknya ginjal, darah tidak bisa dibersihkan dari kotoran dan dapat menyebabkan kerusakan organ hingga kematian. Karena itu darah harus dicuci menggunakan mesin dialisis. Pada proses ini darah akan dialirkan ke saluran mesin melalui membran semi permeabel. Lewat membran ini, kotoran di darah yang berkonsentrasi tinggi akan berpindah lewat membran dialisis keluar dari darah, sehingga darah bisa menjadi bersih.
5. Menggunakan garam untuk mengusir siput, cacing dan lintah
Hewan seperti siput, cacing dan lintah memiliki kulit yang dapat dilalui dengan mudah oleh air. Akibatnya, ketika kulit berada dalam kondisi kondisi kadar air rendah, misalnya saat terkena garam, air dari dalam sel-sel tubuh akan keluar melalui osmosis. Ini dapat membunuh siput, cacing dan lintah ini. Fenomena ini dimanfaatkan untuk mengusir dan menghalau siput, cacing dan lintah dengan menggunakan garam dapur.
Pelajari lebih lanjut bahwa penurunan titik beku larutan termasuk sifat koligatif larutan di: brainly.co.id/tugas/11589901
Pelajari lebih lanjut faktor yang mempengaruhi sifat koligatif larutan di: brainly.co.id/tugas/13612505
Pelajari lebih lanjut penerapan kenaikan titik didih larutan kehidupan di: brainly.co.id/tugas/482297
-------------------------------------------------------------------------------------
Detail Jawaban
Kode: 12.7.1
Kelas: XII
Mata Pelajaran: Kimia
Materi: Bab 1 - Sifat Koligatif Larutan
7. Menjelaskan beberapa contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari
Jawaban:
PENERAPAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Sifat koligatif adalah sifat-sifat fisis larutan yang hanya bergantung pada konsentrasi partikel zat terlarut, tetapi tidak pada jenisnya. Sifat koligatif larutan meliputi tekanan uap, penurunan titik beku, kenaikan titik didih, dan tekanan osmotik. Sifat koligatif terutama penurunan titik beku dan tekanan osmosis memiliki banyak kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa penerapan penurunan titik beku dapat mempertahankan kehidupan selama musim dingin. Penerapan tekanan osmosis ditemukan di alam, dalam bidang kesehatan, dan dalam ilmu biologi. Berikut ini penjelasan mengenai penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari.
Penjelasan:
8. Menjelaskan beberapa contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari
Banyak sekali
Contohnya
1. anti beku pada radiator mobil
2. pengawetan makanan
3. penyerapan air oleh akar tanaman
4. mesin cuci darah1. membuat cairan infus
2. pencairan salju dijalan raya
3.membuat campuran pendingin
4.desalinasi air laut
9. tuliskan 5 contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari hari
Penjelasan:
1.pembuatan es putar menggunakan garam (titik beku)
2.radiator pd mobil (titik beku)
3.kita tdk tenggelam pada laut mati (tekanan uap)
4.cuci darah (osmosis)
5.pembasmian lintah dgn garam(osmosis)
10. penggunaan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari
Penerapan Sifat Koligatif Larutan Dalam Kehidupan Sehari Hari
Penurunan Tekanan Uap. Laut mati.
Penurunan titik beku. Membuat campuran pendingin. Anti beku pada Radiator mobil. Anti beku untuk mencairkan salju.
Penerapan Kenaikan Titik Didih. Air mendidih.
Penerapan Tekanan Osmotik. Mesin Cuci Darah. Pengawetan Makanan. Membasmi Lintah. Penyerapan Air oleh Akar Tanaman.
11. beberapa contoh penerapan sifat koligatif dalam kehidupan sehari-hari contoh penerapan sifat koligatif yang menggunakan sifat osmosis dan dialisis adalah
Contoh penerapan sifat koligatif
Tekanan osmosis;
- pemakaian infus pada orang sakit
- pengolahan air minum dari air laut (osmosis balik)
Dialisis:
- proses cuci darah
12. fenomena sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari hari
Penjelasan:
yaitu dalam yaitu dalam kehidupan sehari-hari itu tercantum dalam venomena yang kita rasakan saat bertemu
13. jelaskan contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari
Penjelasan:
Contoh Sifat Klogatif Larutan Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Contoh Penurunan Tekanan Uap Pelarut. ...
Mendapatkan Benzena Murni. ...
Kolam Apung. ...
Contoh Penurunan Titik Beku. ...
Membuat Campuran Pendingin pada Es Putar. ...
Membuat Zat Antibeku pada Radiator Mobil. ...
Mencairkan Salju di Jalan Raya. ...
Antibeku dalam Tubuh Hewan.
14. sebutkan penerapan sifat koligatif pada kehidupan sehari- hari?
1. Antibeku pada radiator mobil yang diberi etilen glikol
2. Pembuatan es putar, es batu pendingin ditambahkan garam agar suhu campuran menurun.
3. Jalanan yang bersalju ditaburi NaCl atau CaCl₂ agar salju cepat mencair
4. membasmi lintah dengan garam. Garam yang ditaburkan ke lintah dapat menyerap air yang ada dalam tubuh sehingga lintah itu akan kekurangan air dalam tubuhnya.
5. Penyerapan Air oleh akar tanaman
6. Desalinasi air laut menggunakan osmosis balik
15. Beberapa contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari hari .penerapan sifat koligatif yang berhubungan dengan tekanan osmotik
Cara kerja cairan infus
penggunaan caïiran obat tetes mata
naiknya air dari tanah ke seluruh bagian tanaman
cara kerja mesin cuci darah
penambahan garam dapur untuk mengawetkan makanan
penggunaan garam untuk mbunuh lintah
desalinasi air laut
16. contoh sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari?
1. Pada saat musim dingin di negara2 dg empat musim, saljy yg turun dapat menutupi jalan sehingga mengancam keselamatan pemakai jalan. Salah satu cara untuk mencairkan salju adalah dg menaburkan garam. 2. etilen glikol ditambahkan pada radiator mobil untuk menurunkan titik beku air radiator. 3. di negara-negara dengan padang pasir luas yang sulit sumber air tawar, dilakukan desalinasi (penghilangan garam) air laut dengan proses osmosis terbalik (reserve osmosis) untuk mendapatkan air tawar
17. contoh penerapan sifat koligatif dalam kehidupan sehari-hari
Air teh, air kopi, air garam, dsb.
air teh dan air kopi
18. sebutkan 5 contoh penerapan sifat koligatif larutan dalm kehidupan sehari-hari
Jawaban:
Contoh sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari hari :
Penurunan titik beku larutan
Pembuatan es krim yang lembut
Antibeku pada radiator mobil
Antibeku untuk mencairkan salju di jalan
Penggunaan es batu untuk tetap membuat ikan segar.
Tekanan Osmotik
Mesin cuci darah
Pengawetan Makanan
Penggunaan garam untuk membasmi lintah
Penurunan Tekanan uap
Kolam apung
Kadar garam dilaut mati
Kenaikan titik didih
Air yang dipanaskan hingga mendidih
Destilasi
Penambahan garam saat memasak makanan
Penjelasan:
semoga membantu
19. 5 contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari hari
Jawaban:
Pembuatan es krim yang lembut,
Antibeku pada radiator mobil,
Antibeku untuk mencairkan salju di jalan,
Penggunaan es batu untuk tetap membuat ikan segar,membekukan air kedalam kulkas
20. pengertian koligatif larutan ? macam- sifat koligatif larutan ? contoh sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari ?
Sifat Koligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut tetapi tergantung pada banyaknya partikel zat terlarut dalam larutan. Jadi sifat-sifat tersebut tidak tergantung pada jenis larutan. Keempat sifat tersebut adalah penurunan tekanan uap, peningkatan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmotik. Sifat koligatif larutan dapat di bedakan menjadi dua macam yaitu sifat larutan elektrolit dan non elektrolit. Hal itu disebabkan zat terlarut dalam larutan elektrolit bertambah jumlahnya karena terurai menjadi ion-ion, sedangkan zat terlarut pada larutan non elektrolit jumlahnya tetap karena tidak terurai menjadi ion-ion, sesuai dengan hal tersebut maka sifat koligatif larutan nonelektrolit lebih rendah daripada sifat larutan elektolit.
Belum ada Komentar untuk "Penerapan Sifat Koligatif Larutan Dalam Kehidupan Sehari-hari"
Posting Komentar